Teropong Bisnis | Homepage
Eksportir Timbun Dana Di Perbankan, Nilai Tukar Rupiah Yakin Meroket

Eksportir Timbun Dana Di Perbankan, Nilai Tukar Rupiah Yakin Meroket

0 Comments 🕔23.Jan 2014

Tahun 2013 dapat dikatakan sebagai tahun kelam untuk pasar modal dan perekonomian Indonesia. Bagaimana tidak, nilai tukar Rupiah pada saat itu jatuh menghujam dan inflasi transaksi perdagangan juga meninggi.

Ada banyak hal yang menjadi penyebab utama adanya masalah tersebut. Selain karena pulihnya perekonomian Amerika Serikat (AS) yang menguatkan nilai dollar AS, tren negatif dari pelaku pasar terhadap pasar modal Indonesia juga menjadi penyebabnya.

Pemerintah sendiri sudah terus berusaha untuk mengatasi hal ini. Selain kebijakan, Pemerintah juga menyarankan agar para eksportir tetap mempertahankan uang mereka di sektor perbankan dalam negeri. Hal ini dilakukan agar nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS akan kembali terangkat dari posisi rendah sampai saat ini.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, di Indonesia tercatat terjadi transaksi ekspor yang mencapai US$ 15 miliar. Sebenarnya, data ini cukup besar dan menjanjikan. Akan tetapi, hal ini tidak diimbangi dengan pasokan dollar AS yang tersedia di pasar yang hanya mencapai US$500-600 juta per harinya.

Menurut Hatta Rajasa, melihat data diatas, artinya, Indonesia hanya mempunyai stok US$ 1,5 miliar per bulannya. Jumlah ini hanya 10%-20% dari total volume ekspor yang terjadi di Indonesia tiap bulannya.

Jadi, bila para eksportir tetap mempertahankan uang mereka di sektor perbankan, maka pasokan dollar AS di Indonesia akan banyak. Hal ini akan dapat mengimbangi jumlah eskpor yang terjadi.

eksportir, BI, nilai rupiah, dollar, ekonomi

Selain itu, dengan adanya pasokan dollar AS yang baik, maka hal ini juga menguntungkan untuk importir. Para importir dan semua pihak akan merasa lebih aman karena ada pasokan dollar AS yang cukup.

Bank Indonesia (BI) selaku pihak yang membuat kebijakan di dunia perbankan juga tidak perlu menghadapi berbagai masalah lagi. Oleh karena itu, Hatta mengatakan bahwa saat ini adalah saat paling tepat untuk menarik uang di luar negeri dan menanamkannya di perbankan Indonesia.

Mungkin, banyak orang yang masih khawatir dengan hal ini. Namun, bila hal ini dapat dilakukan dengan baik, maka semua pihak akan diuntungkan.

Hatta juga mengungkapkan, saat ini BI berencana untuk mengeluarkan kebijakan baru berkaitan dengan hal ini. Salah satunya adalah kebijakan untuk mengeluarkan instrumen valas dan juga pembatasan moneter.

Hatta berkeyakinan bahwa dengan adanya kebijakan baru dari BI ini, dipastikan nilai tukar Rupiah dan keadaan ekonomi Indonesia akan terangkat. Khususnya, bila para eksportir juga mempertahankan uang mereka di perbankan Indonesia.

Jadi, diperlukan kerjasama yang kompak antara Pemerintah, BI dan maysarakat Indonesia. Memang, banyak ahli memprediksi bahwa 2014 akan menjadi tahun perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tetapi, prediksi ini tidak akan mempengaruhi perbaikan perekonomian Indonesia bila semua langkah diatas dapat dilakukan dengan baik.

eksportir, BI, nilai rupiah, dollar, ekonomi

BACA JUGA:

Misi Dibalik Penandatanganan MoU Antara BUMN Dan BPK

10 Investasi Saham Cemerlang 2014

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *