Teropong Bisnis | Homepage
Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

0 Comments 🕔18.Feb 2016

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh PT. Aneka Tambang Tbk atau Antam ini tersedia dalam berbagai macam. Namun, yang terbaru, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mengeluarkan produk terbaru. Produk terbaru ini adalah emas batangan dengan motif batik.

Terdapat 4 jenis motif batik yang ditawarkan oleh Antam, yaitu motif kawung, parangan, mega mendung dan sido mukti. Emas dengan motif batik ini akan menjadi produk andalan mereka untuk penjualan emas batangan di daerah Yogyakarta.

Direktur Operasi PT. Antam, Agus Zamzam Jamaluddin mengungkapkan bila penjualan emas bermotif batik ini juga menjadi langkah awal pembukaan butik emas di Yogyakarta. Artinya, saat ini, masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan emas batangan yang dihiasi motif batik.

Butik emas di Yogyakarta ini juga menjadi butik emas ke-13 yang dibuka oleh Antam. Butik emas ini termasuk dalam butik emas logam mulia (LM) 999,9. Butik emas lainnya terletak di kota Jakarta, Surabaya, Bandung, Palembang, Semarang, Makassar, Banjarmasin, Medan, Balikpapan dan Bali.

Butik emas yang menjual emas dengan batik ini sebenarnya sudah ada sebelumnya di Semarang. Respon masyarakat terhadap butik ini tergolong sangat baik. Hal inilah, yang menurut General Manager Logam Mulia Business Unit, Dody Martimbang, menjadi alasan dibukanya butik serupa di Yogyakarta.

Inovasi yang dilakukan Antam ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat investasi masyarakat. Tentunya, dengan investasi Emas Antam seperti ini, masa depan keuangan masyarakat juga akan lebih terjamin.

Ditambah lagi, adanya ukiran atau motif batik pada produk emas yang ditawarkan tentu menambah nilai dari produk investasi ini. Adanya nilai artistik didalamnya tentu dapat menjadi salah satu nilai lebih yang dapat digunakan sebagai dasar untuk menggunakannya sebagai investasi. Bahkan, dapat dikatakan produk unik seperti ini dapat menjadi koleksi masyarakat.

Untuk harga, emas batangan unik ini dijual oleh Antam dengan harga Rp. 5,77 juta per 10 gram. Bila dibandingkan dengan harga emas batangan yang mencapai Rp. 5,32 juta per 10 gram, harga emas batik ini sedikit lebih mahal. Mungkin hal ini disebabkan adanya nilai artistik didalamnya.

Emas batik ini sendiri diluncurkan pertama kali pada bulan Desember tahun 2015. Dan, saat ini, tersedia dua jenis emas batik yang dapat Anda temukan di butik emas, yaitu emas berukuran 10 gram dan 20 gram.

Antam sendiri berhasil mencatatkan keuntungan pada penjualan produk Emas Antam mereka pada tahun lalu. Penjualan emas Antam mencapai 14.179 kilogram atau mengalami kenaikan 42 persen. Hal ini juga menaikkan omzet perusahaan hingga 49 persen menjadi Rp. 7,31 triliun.

Emas Antam

Similar Articles

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah

Uang Elektronik, Bukti Kita Cinta Rupiah 0

Sumber image https://www.facebook.com/847034142012155/photos/a.849340171781552.1073741829.847034142012155/876680785714157/?type=3&theater   Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia pada tanggal 19-21 November kemarin

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *