Teropong Bisnis | Homepage
BI Rate Sudah Naik 7% tapi Rupiah Masih saja Jeblok

BI Rate Sudah Naik 7% tapi Rupiah Masih saja Jeblok

0 Comments 🕔07.Sep 2013

Beberapa waktu yang lalu, Anda mungkin pernah mendengar berita bahwa apabila BI Rate dinaikkan, maka nilai tukar rupiah terhadap dollar akan bisa menurun dengan jumlah yang drastis. Sayangnya hal tersebut ternyata juga masih belum bisa mengatasi masalah yang satu ini. BI Rate yang awalnya hanya dinaikan sebanyak 6.5% kemudian dinaikan menjadi 7% oleh pihak Bank Indonesia. Harapannya dengan naiknya BI Rate ini, semua permasalahan ekonomi yang ada di Indonesia akan makin membaik, tetapi ini ternyata tidak menyelesaikan masalah. Bahkan nilai tukar rupiah masih saja melonjak ke atas hingga akhirnya sampai hari ini mencapai angka yang mendekati 12.000 Rupiah. Bagaimana tanggapan pihak Bank Indonesia mengenai kebijakan yang mereka lakukan tersebut?

Naiknya BI Rate Bertujuan untuk Mengatasi Masalah Fundamental Global

Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia, mengatakan bahwa naiknya BI Rate memang tidak sepenuhnya langsung bisa merespon nilai tukar rupiah terhadap dollar. Hal ini jelas dikarenakan banyak sekali faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Ditambah lagi, saat ini Bank Indonesia tengah melakukan upaya yang terbaik agar nilai tukar rupiah terhadap dollar tidak semakin parah. Tekanan yang dilakukan oleh dollar terhadap rupiah seolah tidak pernah menunjukan grafik turun tetapi grafiknya makin lama makin naik. Permasalahan ekonomi ini juga tidak hanya dialami oleh Indonesia. Beliau mengatakan bahwa masalah ekonomi yang melanda Indonesia juga dialami oleh Negara-negara lainnya yang ada di dunia.

BI rate 2

Layanan Perbankan Diharapkan Lebih Teliti dalam Mengeluarkan Kebijakannya

Agus berpendapat bahwa sebetulnya nilai tukar rupiah yang mengalami pelamahan itu memberikan dampak yang cukup baik bagi fundamental ekonomi di dunia. Tekanan terhadap masalah fundamental global ini juga tentunya harus direspon dengan penyesuaian nilai bunga tanpa mengeluarkan kebijakan makro yang bisa merugikan para nasabah nantinya.  Beliau juga menyarankan bagi para layanan perbankan untuk memasang suku bunga acuan yang aman. Ditambah lagi, layanan perbankan harus selalu melakukan langkah yang terbaik dalam membuat kebijakan supaya tidak merugikan banyak orang. Kebijakan yang hendak dikeluarkan harus dirapatkan terlebih dahulu untuk menentukan apakah kebijakan tersebut bisa berfungsi dengan baik atau tidak.

Selain itu, Agus juga menuturkan bahwa BI merespon masalah ekonomi yang ada di Negara ini dengan cara mengatur Loan to Value yang mereka miliki. Disamping itu, BI juga berupaya untuk melakukan supervision terhadap layanan perbankan yang mereka miliki. Tujuan dari melakukan hal ini adalah supaya bank-bank yang ada di Indonesia bisa melihat mana bank yang modalnya kurang dan mana bank yang modalnya lebih. Kebijakan yang diberlakukan saat ini juga diharapkan mampu untuk memperbaiki permasalahan ekonomi yang ada di Negara kita. BI mengeluarkan banyak sekali aturan-aturan yang tentunya akan membuat pasar valuta asing menjadi semakin meluas nantinya. Rencananya, malam ini BI juga akan mengeluarkan cadangan devisa yang mereka miliki.

BI rate

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *