Teropong Bisnis | Homepage
Bersiap! Ada Pajak-Pajak Baru Dari DJP

Bersiap! Ada Pajak-Pajak Baru Dari DJP

0 Comments 🕔01.Jan 2014

Target penerimaan pajak tahun depan disikapi Direktorat Jenderal Pajak dengan strategi baru. Kali ini, DJP akan melakukan ekstensifikasi wajib pajak (WP). Peraturan ini akan dikenakan pada orang pribadi yang mempunyai penghasilan golongan menengah dan atas. Hal ini diharap dapat meningkatkan penerimaan pajak.

Selain pajak perorangan, ada beberapa sektor potensial yang belum dikenakan pajak saat ini. DJP juga berencana akan mengenai pajak untuk sektor-sektor potensial ini. Sektor-sektor yang belum terkena pajak ini antara lain sektor perdagangan, terutama UKM yang mempunyai tempat usaha di pusat perbelanjaan dan juga sektor properti.

Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengatakan sektor pertambangan juga akan dimasukkan dalam rencana DJP tahun depan. Sektor ini mempunyai tingkat kebocoran yang besar.

Banyaknya sektor yang akan coba diraih oleh DJP merupakan usaha DJP untuk memenuhi target pendapatan pajak tahun depan. Untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 target pendapatan pajak sebesar Rp 1.110,2 triliun. Jumlah ini meningkat bila dibandingkan dengan APBN Perubahan 2013 yang mencapai Rp 995,2 triliun.

Hingga 24 Desember 2013, penerimaan pajak baru Rp 893,3 triliun atau 89,76 persen dari target. Pajak Penghasilan Non Migas dengan besar Rp 407,97 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPn BM) sebesar Rp 368,41 triliun, Pajak Penghasilan Migas sebesar Rp 86,88 triliun dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp 25,15 triliun menjadi penyumbang terbesar penerimaan pajak 2013.

info pajak

Menurut Kepala Seksi Hubungan Eksternal Ditjen Pajak Chandra Budi, penerimaan diatas belum mencerminkan penerimaan total pajak 2013. Jumlah pastinya akan diketahui pada Januari 2014.

Chandra mengungkapkan, agar pada tahun depan target penerimaan pajak tidak meleset, seperti 2013, maka DJP akan mencoba membidik WP individual. WP yang baru ini diutamakan mereka yang mempunyai pendapatan menengah dan tinggi. Hal ini dikarenakan potensi membayar pajak mereka cukup tinggi. Soal cara, Chandra masih belum dapat mengungkapkan.

Rencana diatas diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak dari WP orang pribadi. Dengan meningkatnya penerimaan pajak dari WP orang pribadi, maka akan membawa dampak baik bagi penerimaan negara. Jadi, bila ada perusahaan yang mengalami masalah karena krisis, negara tidak akan terkena dampaknya karena mereka tidak mampu bayar pajak.

Kantor Pajak juga memperbaiki dan meningkatkan sistem yang digunakan dalam administrasi perpajakan. Hal ini dilakukan agar mudah mengetahu kekurangan bayar pajak. Selain itu, hal ini akan membuat WP lebih disiplin dan patuh untuk memenuhi kewajibannya.

Menurut pengamat perpajakan Universitas Pelita Harapan Ronny Bako, meskipun DPJ melakukan berbagai langkah diatas, tujuan mereka akan sulit tercapai. Adanya perlambatan ekonomi global akan menjadi penyebab utamanya, meskipun pemerintah memberikan banyak insentif pajak.

Akan tetapi, langkah DPJ ini dihargai oleh Ronny. Dan diharapkan, langkah-langkah tersebut dapat menutupi kebocoran di sektor ini.

info pajak

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *