Teropong Bisnis | Homepage
$500.000.000 Akhirnya Didapat Charoen Pokphand

$500.000.000 Akhirnya Didapat Charoen Pokphand

0 Comments 🕔22.Oct 2013

Pemberian pinjaman dari bank untuk individu atau perusahaan adalah hal yang biasa dan wajar anda temukan saat ini. Banyak tujuan saat mengajukan pinjaman ini, mulai dari kebutuhan hidup sampai untuk kebutuhan bisnis.

Tapi, bila pinjaman ini mencapai $500 juta, maka bisa dikatakan bahwa pinjaman dengan jumlah sangat besar ini adalah pinjaman yang luar biasa. Dan, perusahaan yang akhirnya mendapatkan pinjaman besar ini adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Charoen Pokphand adalah perusahaan yang bergerak di industri produksi pakan ternak. Bisa dikatakan perusahaan ini memegang peranan penting untuk kelangsungan industri ternak di Indonesia, karena termasuk sebagai perusahaan terbesar yang memproduksi pakan ternak.

Perusahaan ini berhasil mendapatkan pinjaman besar ini setelah  Senin, 21 Oktober 2013, 20 bank sepakat untuk diadakan penandatanganan fasilitas pinjaman sindikasi dengan jumlah $500 juta.

Pinjaman yang diberikan 20 bank ini nantinya akan digunakan untuk banyak hal. Charoen Pokphand berencana untuk menggunakan pinjaman ini untuk menopang pertumbuhan bisnis di semua lini.

Selain untuk menunjang pertumbuhan bisnis, pinjaman ini juga digunakan untuk membayar kembali semua pinjaman perbankan perusahaan. Sehingga hal ini akan dapat menstabilkan kondisi ekonomi perusahaan ini.

Menurut Corporate Secretary CPIN Hadijanto Kartika saat mengadakan jumpa pers di Jakarta pada hari Senin 21 Oktober 2013, pinjaman dengan jumlah $500 juta ini merupakan pinjaman sindikasi ketiga terbesar. Hal ini bila dilihat dari pinjaman sindikasi yang pernah diterima oleh CPIN setelah Asian Financial Crisis pada tahun 1998.

Pada kesempatan itu, Hardijanto Kartika juga menjelaskan tentang detail pinjaman sindikasi ini. Dia mengatakan, pinjaman ini bertipe unsecured basis. Artinya, saat mengajukan pinjaman ini Charoen Pokphand tidak mengajukan jaminan dengan menggunakan aset perusahaan.

Pinjaman ini juga dibagi menjadi dua bagian, yaitu dollar AS dan Rupiah. Pinjaman dalam bentuk dollar AS berjumlah US$ 130 juta. Sedangkan, pinjaman yang diberikan dalam Rupiah berjumlah Rp. 2 triliun. Pinjaman ini juga menggunakan 2 skema pembayaran.

Yang pertama adalah amortizing term loan facility. Skema ini menggunakan sistem pembayaran dengan nilai US$ 130 juta dan Rp. 800 miliar. Dan, jangka waktu pengembalian yang diberikan adalah 5 tahun.

Skema yang kedua adalah revolving credit facility. Pada skema ini, Charoen Pokphand dapat membayar sebesar US$ 190 juta dan Rp. 1,2 triliun. Jangka waktu pengembalian yang diberikan pada skema ini adalah 3 tahun. Selain itu, perusahaan juga mempunyai opsi untuk memperpanjang masa pengembalian selama 2 tahun dengan diskresi dari kreditur.

Hardijanto menambahkan bahwa pinjaman sindikasi yang diterima oleh Charoen Pokphand ini digunakan untuk 5 tahun ke depan. Perusahaan ini berencana untuk menggunakan pinjaman ini untuk kebutuhan pendanaan perusahaan dan juga pertumbuhan perusahaan di masa yang akan datang.

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *