Teropong Bisnis | Homepage
5 Pelajaran Berharga Krisis 2008 untuk Sukses Berinvestasi

5 Pelajaran Berharga Krisis 2008 untuk Sukses Berinvestasi

🕔07.Nov 2013

Krisis ekonomi kembali menghantui dunia 5 tahun lalu yang diakibatkan oleh bangkrutnya Lehman Brothers di Amerika Serikat. Banyak dampak dari krisis ini. Mulai dari Indeks Dow Jones yang turun 5.000 poin hingga pasar saham Wall Street yang turun lebih dari US$ 7triliun.

Indonesia juga terkena dampaknya. Tetapi, Indonesia mampu bertahan saat itu. Bagaimana dengan sekarang?

Saat ini, Amerika sudah pulih dan membaik. Sedangkan Indonesia, kondisi buruk masih dapat ditemui dimana-mana.

Dari pengalaman krisis 2008 ini, ada beberapa tips yang bisa anda pegang saat berinvestasi.

1. Investasi di Lebih dari Satu Sektor

15 September 2008, krisis dimulai dengan bangkrutnya Lehman Brothers dan disusul oleh turunnya nilai saham-saham blue chip yang mempunyai pertumbuhan tinggi yaitu 39% per tahun. Melihat hal ini, investasi di beberapa sektor sangat diperlukan. Jadi, bila satu sektor jatuh, masih ada sektor lainnya yang mendukung.

16 Oktober 2008, para investor menarik dana sampai mencapai US$ 71 miliar. Warren Buffet bergeming dan tetap membeli saham. Dari hal ini, anda dapat memetik pelajaran, anda harus berani ambil resiko dan membeli saham saat pasar turun. Karena saat itu, harga saham akansangat murah.

11 Desember 2008 Bernard Mad off ditangkap karena penipuan investasi dengan skema Ponzi. Artinya, jangan tergiur investasi mudah dengan keuntungan besar.

2. Saham Jangka Panjang

9 Maret 2009, 1 tahun setelah krisis 2008  Indeks Dow Jones kehilangan setengah posisinya bahkan hingga 2013, belum pulih seluruhnya. Jadi, saat membeli saham jangan mengharap keuntungan cepat. Perlu waktu lama untuk memulihkan keadaan pasar saham dan investasi anda.

Memang pada 31 Maret 2013  price/earning ratio turun di level 13,3. Tetapi, bila melihat pertumbuhan Indeks S&P 500 sejak Maret 2009 yang mencapai 22% per tahun, maka anda perlu melihat keuntungan jangka panjang.

3. Diversivikasi Investasi

Tahun 2008, saham dan obligasi menjadi instrumen investasi paling unggul. Tapi, setelah 3 tahun, instrumen ini tidak lagi aman bahkan di Eropa, krisis belum juga reda.

Bila melihat didalam negeri, emas sama halnya dengan saham dan obligasi diatas. Tapi sekarang, harga emas cenderung naik turun dan sulit diprediksi. Jadi, anda perlu menaruh uang di berbagai instrumen investasi, semisal saham, sebagian obligasi, reksa dana, emas, tanahdan dolar AS.

4. Jangan Mengejar Keuntungan Cepat

Contoh yang dapat anda ambil adalah pada 6 Mei 2010 saat Indeks Dow Jones tiba-tiba turun 1000 poin karena ada kesalahan teknis dalam sistem trading. Banyak orang panik dan segera melepas portofolionya. Hasilnya, mereka rugi besar. Tetap pada prinsip beli dan tahan untuk jangka panjang.

5.  Saham Pulih, Trauma Tetap Ada

Mesikpun pada 5 Maret 2013 Indeks Dow Jones mencapai posisi tertinggi sepanjang sejarah, tetapi pelaku pasar semakin berhati-hati. Pemerintah juga berlaku sama, dengan mengeluarkan undang-undang yang dapat mengatasi krisis yang mungkin akan terjadi lagi. Hal ini dipengaruhi oleh trauma saat krisis 2008 terjadi.

 

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke