Teropong Bisnis | Homepage
2 BUMN dengan Surat Utang Terbesar

2 BUMN dengan Surat Utang Terbesar

0 Comments 🕔29.Sep 2013

Kita semua tahu bahwa utang adalah salah satu masalah yang bisa membuat hidup kita sengsara. Dan, bila hal ini terjadi pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maka, yang menderita bukan hanya negara, tetapi juga rakyat didalamnya.

Saat ini, ada 2 BUMN yang bisa dikatakan mempunyai masalah utang ini. Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa total utang dari BUMN pada periode Juli tahun ini sudah mencapai USD24,645 miliar atau Rp279,72 triliun.Memang banyak, apalagi bila kita melihat nilai tukar Rupiah yang melemah akhir-akhir ini hingga mencapai Rp. 11.352.

Sedangkan 2 BUMN yang mempunyai masalah utang ini adalah PLN dan Pertamina. Kedua BUMN ini menerbitkan surat utang sebesar USD USD10,625 miliar atau Rp120,56 triliun. Memang, tidak mengherankan bila suatu BUMN menerbitkan surat utang. Tapi, dari semua BUMN, besar surat utang kedua BUMN ini merupakan yang terbesar.

Satu lagi BUMN yang juga bisa dikatakan menerbitkan surat utang yang cukup besar adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). BUMN ini menerbitkan surat hutang sebesar USD 500 juta dan menempati posisi ketiga sebagai BUMN dengan surat hutang terbesar di Indonesia.

Dan, untuk lebih jelasnya, anda bisa memperhatikan rincian total surat utang global yang diterbitkan oleh PT Pertamina sebagai berikut. Jumlah total surat utang yang diterbitkan oleh BUMN ini adalah sebesar USD 5.635 miliar atau Rp63,84 triliun dengan rincian:

1.     USD500 juta surat utang yang diterbitkan pada 27 Mei 2011

2.     USD1 miliar surat utang yang diterbitkan pada 23 Mei 2011

3.     USD1,250 miliar surat utang yang diterbitkan pada 3 Mei 2012

4.     USD1,250 miliar surat utang yang diterbitkan pada 3 Mei 2012

5.     USD1,625 miliar surat utang yang diterbitkan pada 20 Mei 2013

Untuk PT PLN, total utang BUMN ini sebesar USD5 miliar atau Rp56,750 triliun, dengan rincian sebagai berikut:

1.     USD500 juta surat utang yang diterbitkan pada 21 Juni 2007,

2.     USD500 juta surat utang yang diterbitkan pada 21 Juni 2007,

3.     USD750 juta surat utang yang diterbitkan pada 4 Agustus 2009,

4.     USD1,250 miliar surat utang yang diterbitkan pada 2 November 2009,

5.     USD1 miliar surat utang yang diterbitkan pada 22 November 2011,

6.     USD1 miliar surat utang yang diterbitkan pada 16 Oktober 2012

Selain 2 BUMN diatas ada juga pihak swasta yang menerbitkan surat utang terbesar dalam kurun waktu enam tahun terakhir. Yaitu, perusahaan dari keluarga Bakrie.

Total surat utang perusahaan keluarga Bakrie adalah sebesar USD1,877 miliar atau Rp21,30 triliun. Besar surat utang ini didominasi oleh PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) yang menerbitkan surat utang sebesar  USD380 juta atau Rp4,313 triliun. Surat utang ini dikeluarkan pada 7 Mei 2010 sebesar USD250 juta dan 24 Januari 2011 sebesar USD130 juta.

 

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *