Teropong Bisnis | Homepage
Alasan PT Freeport Indonesia Menolak Membayar Dividen kepada Indonesia

Alasan PT Freeport Indonesia Menolak Membayar Dividen kepada Indonesia

0 Comments 🕔19.Apr 2014

Kabar tidak sedap datang dari PT Freeport Indonesia. Menurut informasi, Perseroan ini mengelak untuk membayar dividen kepada negara. Penolakan ini merupakan buntut dari penurunan harga penjualan emas dan tembaga.

Namun, jika dilihat dari kenyataan yang ada, volume nilai total penjualan emas dan tembaga justru mengalami peningkatan. Penolakan tersebut nampak pada laporan kinerja keuangan tahun 2013 Freeport McMoran Copper & Gold (FCX). Sebagai informasi, FCX merupakan pemilik sebagian besar saham PT Freeport Indonesiayaitu mencapai 90.64%. Dari laporan tersebut terlihat bahwa penjualan emas dan tembaga memang mengalami kenaikan khususnya di Indonesia.

Data tersebut sangat berbeda dengan apa yang dinyatakan oleh pihak perseoran yang menyatakan bahwa penjualan emas dan tembaga mengalami penurunan. Secara detail, penjualan emas dan tembaga di Indonesia meningkat hingga 6.2%.

artikel ekonomi, managemen keuangan, pt freeport indonesia, deviden, freeport

Dengan peningkatan tersebut maka total penjualannya menjadi USD 4.34 miliar. Data ini merupakan data pada akhir tahun 2013. Berdasarkan data ini, angka penjualan memang meningkat jika dibandingkan dengan data pada akhir tahun 2012 yang hanya mencapai USD 4.09 miliar. Itu artinya, penjualan tembaga naik menjadi USD 2.9 miliar di tahun 2013 dimana sebelumnya hanya mencapai USD 2.56.

Sebaliknya, penjualan emas memang mengalami penurunan namun tidak terlalu besar. Awalnya penjualan emas mencapai USD 1.44 miliar yang mana penjualan sebelumnya justru mencapai USD 1.52 miliar.

Di tahun 2013, volume penjualan tembaga memang mengalami kenaikan mencapai 885 juta pounds. Sebelumnya, penjualannya hanya mencapai 716 juta pounds saja. Jika dilihat dari harga rata-rata penjualan tembaga, nilainya memang menurun menjadi USD 3.28 per pounds dimana nilai sebelumnya adalah USD 3.58.

Sama halnya dengan volume penjualan emas. Di tahun 2013, volume penjualan emas mengalami kenaikan menjadi 1.096 juta ounces. Kenaikan tersebut dibandingkan dengan tahun 2012 yang hanya mencapai 915 ribu per ounces.

Lebih lanjut lagi, harga rata-rata penjualan emas juga mengalami penurunan. Awalnya harga rata-ratanya adalah USD 1.664 per ounces kini menurun menjadi USD 1.312 saja. Dengan adanya data tersebut di atas, PT Freeport Indonesia masih tetap menyatakan bahwa hasil penjualannya menurun.

Parahnya lagi, perusahan asal Amerika Serikat ini juga mengelak untuk membayar dividen ke Indonesia. Salah satu alasannya adalah karena adanya gangguan operasional tambang dan tentunya adanya penurunan harga komoditas global.

Pihaknya juga menyatakan enggan membayar dividen karena terjadi penggunaan arus kas. Kas tersebut digunakan untuk keperluan investasi. Jumlah kas yang terpakai mencapai USD 1 miliar dan digunakan untuk mengembangkan tambah di bawah tanah hingga tahun 2017 mendatang.

Dengan adanya proses kegiatan tersebut maka bisa dipastikan bahwa perseroan akan disibukkan dengan kegiatan pengembangan tersebut. Jadi pertanyaannya, apakah pihak perusahaan tambang raksasa Amerika Serikat ini tidak transparan?

artikel ekonomi, managemen keuangan, pt freeport indonesia, deviden, freeport

BACA JUGA:

Kondisi Indeks Harga Saham Gabungan Pekan Ini Menurut Analis

Kisah Ferdi Hasan, OJK dan Penipuan Investasi

Similar Articles

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik

Coba Investasi Emas Antam dengan Motif Unik 0

Emas Antam menjadi salah satu produk investasi emas yang banyak digunakan masyarakat. Produk yang dikeluarkan oleh

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi

Ini Dia Kebijakan Ekonomi Terbaru yang Diluncurkan Oleh Jokowi 0

Saat ini pihak pemerintah tengah bersiap untuk meluncurkan paket aturan terbaru dalam sektor investasi yang

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2015 Masih Belum Menghadirkan Senyuman 0

Akhir tahun 2015 sudah dekat dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Jawabannya

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Fokus Utama Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia 0

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *