Teropong Bisnis | Homepage
Aksi Buyback Apple, Kepanikan Sesaat Atau Keputusan Bagus?

Aksi Buyback Apple, Kepanikan Sesaat Atau Keputusan Bagus?

1 Comment 🕔08.Feb 2014

Saham Apple pernah dinobatkan menjadi saham paling berharga dan termahal di pasar saham global. Akan tetapi, setelah kematian Steve Jobs dan juga laporan keuntungan tahun lalu, keadaan berbalik 180 derajat.

Saham Apple dipandang sangat beresiko karena memang keadaan keuangan Apple Inc yang sempat mengkhawatirkan dan mengecewakan pasar. Banyak orang memutuskan untuk melepas saham Apple mereka untuk menghindari kerugian.

Hal ini direspon Apple Inc dengan melakukan buyback saham mereka sendiri. Dan dana yang digelontorkan untuk melakukan aksi buyback Apple dilaporkan mencapai US$ 14 miliar atau sekitar Rp. 140 triliun dalam dua pekan terakhir ini.

Pelemahan saham Apple terjadi begitu Apple mengumumkan kinerja keuangan perusahaan mereka. Sebenarnya, Apple mendapatkan keuntungan dari aksi buyback ini. Yang pertama, Apple akan mendapatkan harga murah dari saham perusahaan mereka sendiri yang dibelinya. Dan, yang paling penting, aksi ini juga dapat mendorong harga saham Apple untuk naik kembali.

CEO Apple Tim Cook menyatakan keterkejutannya saat ada koreksi saham perusahaan berlogo buah khas Malang ini. Tetapi, dia juga mengakui bahwa hal tersebut menjadi peluang besar untuk membeli saham perusahaannya kembali.

Melalui aksi buyback Apple ini, Apple saat ini sudah membeli kembali saham yang mereka lemparkan ke publik senilai US$ 40 miliar atau Rp. 400 triliun. Jumlah ini didapat berdasarkan data yang dilansir oleh Wall Street Journal.

Pelemahan saham Apple ini sebenarnya tidak sejalan dengan data penjualan iPhone dan iPad. Menurut data yang tercatat, penjualan dua gadget ini sudah melampaui target.

buyback apple, ios, ekonomi, bisnis, info saham

Tercatat, penjualan iPhone pada triwulan terakhir 2013 menghasilkan keuntungan US$ 13,1 miliar atau sekitar Rp. 131 triliun. Hanya dari penjualan iPhone ini, Apple mendapatkan omzet sebesar US$ 57,6 miliar atau sekitar Rp. 576 triliun dari 51 juta unit iPhone yang terjual.

Sedangkan untuk iPad, Apple berhasil menjual 26 juta produk iPad pada saat yang sama. Pencapaian ini menyamai rekor yang juga tercetak pada penjualan Mac yang mencapai 4,8 juta unit.

Pelemahan terjadi karena investor khawatir akan ada perlambatan penjualan produk Apple pada tahun ini. Hal ini dikarenakan sudah banyak kompetitor Apple yang juga meluncurkan produk dengan kualitas dan daya tarik yang sama dengan produk Apple.

Dari sini, Anda dapat melihat bahwa tidak hanya data perusahaan yang berpengaruh pada nilai suatu saham. Akan tetapi, kondisi psikologis dan mental pelaku pasar juga sangat berpengaruh.

Sebenarnya, aksi buyback Apple sudah termasuk dalam program Apple sebelumnya. Mereka berencana untuk mengembalikan keuntungan kepada investor. Nilai yang ditetapkan adalah US$ 100 miliar atau Rp. 1000 triliun dengan US$ 60 miliar untuk aksi buyback ini.

Saham Apple tercatat turun 0,02% ke level US$ 512,51 per lembar pada penutupan perdagangan Kamis kemarin. Akan tetapi, keuntungan yang didapat tahun lalu mencapai 15,55%.

buyback apple, ios, ekonomi, bisnis, info saham

BACA JUGA:

Lihat Kurs Lihat Kondisi Ekonomi Negara

Kabar Gembira tentang Nilai Tukar Rupiah Dari Pasar Berjangka

Similar Articles

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar

Brussel Diguncang Bom, Saham Eropa Pun Bergetar 0

Beberapa waktu yang lalu Eropa dikejutkan dengan adanya serangan bom di Brussel, Belgia. Serangan di

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham

3 Kriteria Penting yang Anda Harus Tahu saat Investasi Saham 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi paling menjanjikan karena dapat memberikan keuntungan super besar. Hal ini memang

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam

6 Tips Sukses Investasi Saham untuk Orang Awam 0

Investasi saham dikatakan sebagai investasi terbaik yang dapat Anda pilih. Hal ini memang benar adanya, karena

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat

Pasar Saham Menurun, Harga Emas Kembali Sehat 0

Penurunan pasar saham global memberikan dampak cukup signifikan terhadap harga emas. Pada perdagangan hari Selasa atau

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM

Filosofi 5 Jari Dalam Pemberdayaan UMKM 0

Pemberdayaan UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah saat ini semakin berkembang dari zaman ke

1 Comments

  1. 🕔 7:39, 08.Feb 2014

    Afrid Fransisco

    Andai Steven Jobs masih hidup..,
    mungkin Persaingan Google Android dan Apple makin sengit.

    sayang steven jobs udah tiada..

    reply comment

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *