Teropong Bisnis | Homepage
David Yuwono, Pengusaha Muda Sukses Berbisnis Tas Dry Denim

David Yuwono, Pengusaha Muda Sukses Berbisnis Tas Dry Denim

0 Comments 🕔12.Jun 2014

Walaupun masih muda, David Yuwono sudah akrab dengan dunia bisnis. Sejak usia 19 tahun, ia berniat untuk mencari uang sendiri. Namun siapa sangka bahwa niatnya tersebut karena terpicu oleh celetukan ayahnya.

Pada awal masuk kuliah, David mulai mengenal cinta. “Lalu ayah bilang, pacaran kok pakai uang orangtua,” kenang David. Merasa tertantang, David yang pada saat itu duduk di semester tiga lalu berniat mencari uang sendiri.

Awalnya, David hanya menjual spagheti di kampus yang dimasak oleh pembantunya. “Jadi teman – teman tidak perlu pergi ke kantin,” tutur pria lulusan Universitas Prasetiya Mulya tahun 2013 kemarin.

David juga pernah menjadi broker properti dan agen asuransi. Ia pun tidak malu berjualan saringan air dan berjualan buku. “Pokoknya, apa saja yang bisa jadi duit saya jalanin,” tuturnya. Bahkan dia juga pernah jualan kue bersama teman – temannya walaupun akhirnya bubar

Dari berbagai pengalaman bisnisnya, David mulai belajar membaca peluang. Saat melihat banyak anak muda mengenakan celana jeans berbahan dry denim, ia pun memiliki ide untuk membuat tas dari bahan dry denim.

Saat itu kebetulan memang belum ada produsen tas yang menggunakan dry denim. Ini merupakan semacam kain jeans mentah yang membentuk warna dan corak unik sebelum pencucian pertama kali. “Jadi, makin lama dipakai justru semakin keren. Tas itu juga jarang dicuci,” ungkap David.

Dengan modal Rp 800 ribu dari tabungannya, David Yuwono membuat 8 tas sampel pada tahun 2011. Karena menggunakan bahan yang tengah populer, David pun memilih membuat model tas yang simpel.

Sesuai dengan bahan yang digunakan, David menggunakan merek Dry Bag untuk tasnya. Ia juga menciptakan tagline untuk tasnya, ‘makin brutal dipakai, makin keren’. Karena sudah berpengalaman sebagai penjual, David tidak merasa kesulitan menerapkan strategi pemasaran.

Mulai dari lingkaran terdekat, David minta bantuan beberapa temannya untuk menggunakan tasnya. Ia juga minta tolong adik kelasnya untuk membantu menjualkan tasnya. Tentu saja David menawarkan komisi bila mereka berhasil menjualkan tas tersebut.

Selain mahasiswa, David juga membidik segmen pelajar SMA. Oleh sebab itu ia membanderol harga yang tidak mahal yaitu Rp 140 ribu per tas. Tas David ternyata mendapatkan respon yang cukup baik, khususnya dari pelajar SMA. Sepanjang tahun 2011, David berhasil meraih untung hingga Rp 12 juta.

2.David Yuwono, Pengusaha Muda Sukses Berbisnis Tas Dry Denim.1

Sayangnya, pada akhir 2011 David melihat bahwa kualitas produk tasnya menurun. David memang tidak membuat tasnya sendiri karena dia mengajak penjahit langgannya untuk menjadi pemasok tas dan David hanya menunjukkan model serta menyediakan bahan.

Kemudian, ia pun meminjam modal dari ayahnya sebesar Rp 20 juta dan membuat workshop sendiri di Cinere yang merupakan rumah orangtuanya. Beruntung, seorang penjahit berpengalaman bersedia bergabung dengan David.

Selanjutnya, David mulai merambah bahan cordura dan jeans japan. Model tasnya pun berkemban luas menjadi tas slempang dan ransel untuk travelling. Tidak hanya tas, David Yuwono yang jago bisnis ini pun mulai berbisnis sepatu kulit dengan mengusung merk SuedeShoe.

BACA JUGA

Kisah Naya dan Astri, Kisah Cinta Berbuah Bisnis Sukses

Dari 150 Ribu Menjadi 8 Juta Per Bulan dengan Nugget Sayuran

Similar Articles

Setia Sama TIKI, Untungnya Buat Kamu

Setia Sama TIKI, Untungnya Buat Kamu 0

TIKI hadir di Indonesia sudah lebih dari 45 tahun, selama ini banyak sekali pelanggan TIKI

Jambu Biji Memberi Peluang Usaha yang Unik dan Menarik

Jambu Biji Memberi Peluang Usaha yang Unik dan Menarik 0

Anda suka membeli jambu biji dan membuat jus jambu biji di rumah? Perlu Anda ketahui

Gunakan 6 Jurus Ini untuk Membuat Peluang Usaha Online Anda Melesat

Gunakan 6 Jurus Ini untuk Membuat Peluang Usaha Online Anda Melesat 0

Peluang usaha online dapat dikatakan sangat menjanjikan saat ini, dimana internet sudah menjadi bagian tak terpisahkan

Melirik Budidaya Tanaman Pir Di Indonesia

Melirik Budidaya Tanaman Pir Di Indonesia 0

Buah pir memang cukup dikenal di kalangan masyarakat, apalagi mengingat kandungan nutrsi serta manfaatnya yang

Manakah Jenis E-Commerce yang dapat Dimiliki Oleh Perusahaan Asing

Manakah Jenis E-Commerce yang dapat Dimiliki Oleh Perusahaan Asing 0

Mengawali tahun 2016 ini, pemerintah akan segera mengeluarkan beberapa bentuk Daftar Negatif Investasi, yang salah

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *