Teropong Bisnis | Homepage
3 Profil Resiko Yang Tepat untuk 100% Sukses Berinvestasi

3 Profil Resiko Yang Tepat untuk 100% Sukses Berinvestasi

0 Comments 🕔14.Nov 2013

Investasi dapat menjadi salah satu cara untuk menjamin masa depan Anda. Dengan investasi, maka Anda menyimpan sebagian harta Anda dan Anda akan mendapatkan keuntungan di masa depan.

Investasi akan sangat baik bila dilakukan untuk kepentingan finansial jangka panjang. Akan tetapi, agar tidak merugikan, pastikan investasi Anda mempunyai pertumbuhan nilai yang lebih tinggi dari tingkat inflasi.

Setiap investasi terdapat resiko yang harus Anda hadapi. Oleh karena itu, Anda perlu memilih jenis investasi yang sesuai dengan profil resiko yang Anda miliki.Seperti yang dikatakan oleh Prencana Keuangan ZAP Finance, Prita Hapsari Ghozie, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum berinvestasi. Salah satunya adalah memilih investasi yang tepat untuk anda.

Ada beberapa profil resiko orang yang ingin berinvestasi yang perlu Anda ketahui.

1. Konservatif

Bila Anda mempunyai profil resiko seperti ini, Anda cenderung selalu ingin melihat modal investasinya mengalami peningkatan nilai. Bila terjadi penurunan nilai investasi dalam jangka pendek, Anda akan merasa tidak nyaman karena perubahan negatif pada investasi anda. Menurut Prita, Anda disebut juga penabung tulen.

Bila Anda mempunyai profil resiko seperti ini, ada beberapa hal yang perlu Anda ingat. Saat Anda ingin berinvestasi jangka panjang, maka dana yang dibutuhkan akan sangat besar. Hal ini sesuai dengan nilai investasi yang selalu naik seperti yang Anda inginkan.

Dan, produk yang paling tepat untuk Anda dalam berinvestasi adalah produk kas dan pasar uang.

2. Moderat

Bila Anda mempunyai profil resiko seperti ini, Anda cenderung mencari investasi yang mempunyai pertumbuhan dengan tingkat menengah untuk mendapatkan pertumbuhan portofolio riil sepanjang waktu.

Anda juga masih bisa menerima volatilitas modal yang moderat. Tetapi, Anda juga mencari pertumbuhan yang dapat mengantisipasi tingkat imbal hasil yang lebih tinggi saat Anda berinvestasi untuk jangka menengah atau panjang.

Untuk profil ini, Anda dapat mengatur gaya investasi anda. Karena Anda mempunyai tingkat toleransi yang sama antara resiko dan imbal hasil, maka Anda dapat menggunakan berbagai macam produk investasi. Contohnya, Anda dapat berinvestasi di properti atau saham, dimana produk tersebut mempunyai pendapatan tetap dan campuran.

3. Agresif

Seperti namanya, Anda akan selalu mencari pertumbuhan modal investasi tingkat tinggi. Pendapatan dari investasi tidak terlalu Anda anggap, kecuali bila Anda memerlukannya untuk membayar utang.

Anda juga mencari investasi dengan volatilitas modal tinggi dalam jangka pendek. Hal ini dilakukan untuk mencari pertumbuhan investasi yang tinggi pada jangka panjang.

Investor dengan profil ini mempunyai moto “No Pain, No Gain”. Anda berani mengambil resiko dengan potential loss yang besar bahkan sama dengan modal investasi anda. Tujuannya hanya satu, yaitu untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya.

Bila Anda mempunyai profil resiko seperti ini, investasi yang paling cocok adalah properti dan saham.

Similar Articles

Setia Sama TIKI, Untungnya Buat Kamu

Setia Sama TIKI, Untungnya Buat Kamu 0

TIKI hadir di Indonesia sudah lebih dari 45 tahun, selama ini banyak sekali pelanggan TIKI

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah

Regulasi Baru Akan Buat Akses Ke Lembaga Keuangan Lebih Mudah 0

Salah satu roda penggerak perekonomian sebuah negara adalah Usaha Kecil Menengah (UKM). Bila UKM di

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir

Sekarang Mudah Menjadi Eskportir 0

Berlakunya MEA sebentar lagi mendatangkan peluang besar untuk para pelaku usaha dalam negeri untuk mengembangkan

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat

5 Jurus Menentukan Biaya Iklan dengan Tepat 0

Iklan dan promosi merupakan hal yang dibutuhkan untuk membuat bisnis Anda maju. Namun, seringkali pelaku

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis

Trik Meninggalkan Posisi Penting Sebelum Memulai Bisnis 0

Bagaimana rasanya jika Anda harus melepaskan sebuah jabatan penting? Misalnya, Anda ingin memulai bisnis dan harus melepas

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *