Teropong Bisnis | Homepage
Investasi

Investasi

Layanan investasi dari Bank Danamon Indonesia memungkinkan nasabahnya mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi dengan 2 pilihan yang disediakan, yakni Reksadana dan Obligasi atau Sukuk. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang keduanya, simak penjelasannya di bawah ini:

Reksadana

Program Reksa Dana dari Bank Danamon Indonesia merupakan sebuah tampungan dari dana himpunan investasi, yang pengelolaan dananya bisa dijadikan dalam bentuk portofolio instrumen pasar uang, surat hutang atau obligasi, hingga saham dan program ini diatur oleh Manajer Investasi yang independen dan profesional.

- Likuiditas tinggi

Ini merupakan manfaat dari layanan reksa dana yang merupakan sebuah produk investasi likuid dan mempunyai potensi untuk menawarkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi dari deposito berjangka.

- Manajer Investasi Profesional

Bekerja sama dengan tim ahli Schroders, BNP Paribas, Danareksa dan Bahana yang akan memberikan perhatian yang dipusatkan pada kinerja harian pasar investasi sekaligus mengelola dan membuat keputusan investasi secara aktif kepada nasabahnya. Dengan adanya kelebihan ini akan memberikan keuntungan, khususnya kepada investor baru, yang belum memiliki pengalaman di pasar dan tidak mengenal teknik-teknik dari portofolio.

- Diversifikasi atau Pembagian Resiko

Berkat pengelolaan dana yang dibagi-bagi menurut komposisi portofolio dari semua jenis reksa dana sehingga resikonya relatif lebih rendah dan berbeda-beda.

- Modal dan Biaya Rendah

Buat nasabah yang ingin berinvestasi menggunakan reksa dana dari Bank Danamon Indonesia akan diberikan modal dan biaya yang diperlukan kecil atau rendah.

- Variasi Produk

Variasi produk yang tersedia di layanan reksa dana dari Bank Danamon Indonesia bertujuan untuk menyesuaikan dengan tingkat profil resiko nasabahnya. Investasi yang dilakukan di Bank Danamon Indonesia bisa menggunakan mata uang Rupiah Indonesia maupun Dolar Amerika Serikat.

Untuk pilihan produk yang terbagi sesuai dengan kelas resiko dan denominasi mata uang Rupiah Indonesia adalah sebagai berikut:

1) Reksa Dana Pasar Uang:

  • Schroder Dana Likuid
  • Danareksa Seruni Pasar Uang II
  • Bahana Dana Likuid

2) Reksa Dana Pendapatan Tetap

  • BNP Paribas Prima II
  • BNP Paribas Rupiah Plus
  • Schroder Dana Obligasi Ekstra
  • Schroder Dana Mantap Plus II
  • Schroder Dana Andalan II
  • Danareksa Melati Platinum Rupiah

3) Reksa Dana Campuran

  • BNP Paribas Equitra
  • BNP Paribas Spektra
  • Schroder Dana Kombinasi
  • Schroder Dana Prestasi
  • Schroder Dana Terpadu II
  • Schroder Syariah Balanced Fund
  • Danareksa Anggrek
  • Danareksa Syariah Berimbang

4) Reksa Dana Saham

  • BNP Paribas Ekuitas
  • BNP Paribas Infrastruktur Plus
  • BNP Paribas Pesona
  • BNP Paribas Pesona Amanah
  • BNP Paribas Solaris
  • BNP Paribas STAR
  • Schroder Dana Prestasi Plus
  • Schroder Dana Istimewa
  • Schroder 90 Plus Equity Fund
  • Danareksa Mawar
  • Danareksa Mawar Agresif
  • Bahana Dana Prima

Sedangkan pilihan produk yang terbagi sesuai dengan kelas resiko denominasi mata uang Dolar Amerika Serikat adalah sebagai berikut:

1) Reksa Dana Pendapatan Tetap

  • Danareksa Melati Premium Dollar
  • BNP Paribas Prima USD
  • BNP Paribas Prima Asia USD
  • Schroder USD Bond Fund

Obligasi

Di pertengahan kedua tahun 2013, Bank Danamon Indonesia meluncurkan produk terbaru mereka yang dinamakan Obligasi Negara Ritel. Obligasi Negara Ritel ini merupakan obligasi negara yang dipasarkan ke individu atau seorang warga negara Indonesia lewat agen penjual dengan jumlah minimun yang sudah ditentukan. Bank Danamaon Indonesia menyebut Obligasi Negara Ritel dengan nama Obligasi Ritel Indonesia atau ORI.

- Dasar hukum dari ORI

  1. Undang-undang no.24 tahun 2002 tentang Surat Utang Negara.
  2. Peraturan Menteri Keuangan nomor 36/PMK.06/2006 tentang Penjualan Obligasi Negara Ritel di Pasar Perdana beserta perubahannya.

- Tujuan diterbitkannya ORI

Untuk membiayai anggaran negara, mengelola portofolio utang negara, diversifikasi sumber pembiayaan dan memperluas basis investor adalah tujuan diterbitkannya ORI.

- Manfaat atau keuntungan investasi menggunakan ORI

  1. Menggunakan kupon dan adanya jaminan Undang-undang membuat investasi ini aman dan terjamin.
  2. Berkat kupon yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan suku bunga bank di pasar perdana dan terdapat potensi capital gaun di pasar sekunder adalah yang membuat investasi ini mampu memberikan keuntungan yang menarik.
  3. Prosedur penjualan dan pembelian yang transparan dan mudah. Bahkan bisa diperdagangkan di pasar sekunder menyesuaikan dengan harga pasar.
  4. Masyarakat bisa mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam Pembangunan Nasional secara langsung.
  5. Pembayaran kupon dan pokok bisa dilakukan tepat waktu dan secara online ke dalam rekening tabungan investor.

- Resiko invetasi ORI

Investasi ORI memiliki prinsip yakni bebas terhadap resiko gagal bayar atau kegagalan pemerintah dalam membayar kupon dan pokok ke investor. Tetapi jika terjadi transaksi di pasar sekunder ada kemungkinan resiko dalam bentuk capital loss yang dikarenakan harga jual yang lebih rendah dari pada harga beli. Resiko ini bisa dicegah dengan tidak menjual obligasi negara yang dimiliki sampai tanggal jatuh tempo.

- Persyaratan Investasi ORI

  1. Individu atau seorang warga negara Indonesia yang bisa dibuktikan dengan adanya Kartu Tanda Penduduk atau KTP yang masih berlaku.
  2. Melakukan pemesanan dengan minimum Rp.5.000.000 atau lima juta rupiah atau kelipatan dari Rp.5.000.000 atau lima juta rupiah.
  3. Maksimum dari pemesanannya adalah Rp.3.000.000.000 atau tiga milyar rupiah.
  4. Memiliki rekening tabungan di salah satu bank umum dan rekening surat berharga yang disimpan di salah satu sub-registry.

- Prosedur investasi ORI

1. Investasi di pasar perdana

  • Membuka rekening tabungan atau giro di salah satu bank umum dan rekening surat berharga di salah satu sub-registry.
  • Mengisi formulir pemesanan yang diberikan oleh agen penjual yang sudah ditunjuk oleh pemerintah yang disertai dengan melampirkan foto kopi KTP.
  • Formulir pemesanan ORI dilengkapi lalu diserahkan ke agen penjual tersebut yang merupakan petunjuk dari pembelian, lalu pastikan dana yang tersedia di dalam rekening tabungan/giro nasabah pada agen penjual sudah mencukupi atau sesuai dengan jumlah pemesanan.
  • Mendapatkan hasil penjatahan pemerintah dari agen penjual sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Menerima bukti kepemilikan surat berharga yang diterbitkan oleh kustodian bank atau sub-registry lewat agen penjual.
  • Mendapatkan sisa dana yang merupakan kembalian dalam hal jumlah pemesanan yang tidak seluruhnya dimenangkan.

2. Investasi di pasar sekunder

  • Pembelian ORI harus melalui perusahaan efek jika dilakukan dengan mekanisme bursa.
  • Pembelian ORI bisa dilakukan lewat perusahaan efek atau bank umum jika menggunakan mekanisme non bursa atau over the counter.

- Mekanisme pembayaran kupon dan pokok

Lewat Bank Indonesia, pemerintah mentransfer uang tunai sesuai dengan pembayaran kupon dan pokok ORI ke sub-registry. Lalu sub-registry mentransfer uang tersebut ke rekening tabungan investor di tanggal jatuh tempo pembayaran kupon dan pokok ORI. Pihak yang tercatat sebagai pemegang ORI di sub-registry berhak atas kupon dan pokok ORI pada 2 hari kerja sebelum tanggal pembayaran dari kupon dan pokok ORI.

- Ilustrasi perhitungan hasil investasi

Contoh ini hanya dapat dijadikan sebagai ilustrasi saja dan tidak menggambarkan informasi dari tingkat kupon yang sebenarnya, jadwal pembayaran kupon yang bisa dilakukan dalam waktu berbeda dan belum memperhitungkan tentang faktor pajak atas kupon dan capital gain jika ada.

Pokok yang diterima ketika dijual adalah Rp.9.500.000 yang merupakan hasil dari pokok ORI sebesar Rp.10.000.000 yang dikurangi capital loss. Catatan, perhitungan ini belum ditambahkan dengan pembayaran pajak atas kupon, capital gain dan biaya transaksi di pasar sekunder.

- Ketentuan:

  • Nilai nominal                           : Rp.1.000.000 per unit
  • Satuan perdagangan             : Rp.5.000.000
  • Perdagangan                            : Dapat diperdagangkan di bursa dimana ORI didaftarkan
  • Minimum holding period   : 1 periode pembayaran kupon pertama
  • Kupon                                         : Akan ditetapkan kemudian
  • Pembayaran kupon               : Tiap bulan
  • Kustodian                                  : Sub-registry
  • Agen penjual                            : Bank umum dan perusahaan efek yang ditujukan pemerintah

- Jadwal penjatahan & penyelesaian pembayaran ORI 010

  • Masa penawaran                                       : 20 September – 4 Oktober 2013
  • Tanggal pemesanan terakhir               : 4 Oktober 2013
  • Tanggal penjatahan                                 : 7 Oktober 2013 (1 hari setelah selesainya masa penawaran)
  • Tanggal penyelesaian pembayaran  : 9 Oktober 2013 (2 hari setelah tanggal penjatahan)
  • Tanggal pencatatan                                 : 10 Oktober 2013 (3 hari setelah tanggal penjatahan)

No Comments

No Comments Yet!

No one have left a comment for this post yet!

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *